Standing on the shoulders of giants

Showing posts with label OPINI PERBANKAN. Show all posts
Showing posts with label OPINI PERBANKAN. Show all posts

Nov 27, 2016

Berfikir Rasional Dalam Menanggapi Isu "Rush Money"

Belakangan ini marak kita dengar di pemberitaan media masa khususnya media online tentang istilah/isu "Rush Money". "Rush" sebetulnya merupakan istilah dalam dunia perbankan yang menggambarkan bahwa bank-bank mengalami kesulitan likuiditas akibat penarikan dana oleh deposan secara bersama-sama dan dalam jangka waktu yang singkat (bersamaan), istilah lain yang biasa disebutkan adalah "bank run". Dalam sebuah buku yang saya baca, analogi "bank run" digambarkan seperti sekerumunan orang yang berada dalam suatu gedung bertingkat. Tiba-tiba saja, alarm kebakaran menyala dengan kencang, dan sekelompok orang berteriak-teriak "Fire!!!", "Kebakaran!!!", lalu dilanjutkan dengan teriakan "Lari.....!!! Run....!!!", kemudian tanpa mencium bau asap sedikitpun, tanpa melihat kepulan asap apalagi apinya, maka  orang-orang berbondong-bondong lari menuju pintu keluar. Apakah isu "rush money" ini dapat dibenarkan?? Sudah pasti TIDAK.
Share:

Mar 29, 2016

RUU Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan telah disetujui



Rancangan Undang Undang Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan telah disetujui oleh DPR pada tanggal 17 maret 2016 yg lalu. Ruang lingkup RUU mencakup: Pertama,  pemantauan dan pemeliharaan stabilitas sistem keuangan. Kedua, penanganan krisis sistem keuangan. Ketiga, penanganan permasalahan bank sistemik baik dalam stsbilitas sistem keuangan normal ataupun kondisi krisis sistem keuangan.
Share:

Mar 5, 2016

KREDIT ITU KEPERCAYAAN: Bukan Semata-Mata Menomorsatukan Agunan

Para Pembaca, kemarin saya baru saja ngobrol-ngobrol santai dengan seorang nasabah, dikala obrolan santai tersebut, kami membicarakan nilai agunan (tanah dan bangunan) yang dijadikan dasar membuat hak tanggungan pinjaman tersebut. 
Sebagai ilustrasi saja, nilai pasar agunan tersebut adalah sebesar Rp1,8 miliar, lalu dipasang hak tanggungan peringkat pertama sebesar Rp1,5 miliar dengan nilai pinjaman sebesar Rp1,2 miliar.
Share:

Dec 17, 2015

The Fed naik 0,25%: Tantangan dan Peluang Bagi Indonesia


Indonesia dan negara Emerging lainnya, selama ini harap-harap cemas menunggu kepastian The Fed terkait dengan rencana Bank Sentral negara Adidaya tersebut yang akan menaikkan tingkat suku bunga. "Penantian" akan kepastian hal tersebut (kenaikan suku bunga The Fed) akhirnya terjawab hari ini. Ya, terhitung hari ini The Fed resmi mengumumkan kenaikan suku bunga acuan dari 0,25 menjadi 0,5%. Kenaikan suku bunga acuan ini merupakan cerminan bahwa saat ini Amerika mulai masuk dalam kebijakan yang lebih ketat.. Lalu bagaimana imbasnya kepada Indonesia?
Share:

Nov 15, 2015

REVALUASI FIX ASSET BANK: Sekedar Pemikiran Sederhana



Telah kita ketahui bersama bahwa belum lama, Pemerintah telah mengeluarkan Paket Kebijakan Ekonomi V dalam rangka transformasi peraturan perundangan perekonomian Indonesia. 

Yang menarik bagi saya adalah ketentuan dalam Paket Kebijakan Ekonomi V tersebut mengenai keringanan pengenaan pph final terkait Revaluasi Aktiva Tetap yang berlaku untuk Wajib Pajak BUMN maupun Swasta yang tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan nomor 191//PMK.010/2015 Tentang Penilaian Kembali Aktiva Tetap untuk Tujuan Perpajakan Bagi Permohonan Yang diajukan pada Tahun 2015 dan Tahun 2016.
Share:

Oct 27, 2015

RUANG FISKAL R-APBN 2016


Akhirnya, tercapai juga keinginan untuk memposting blog sederhana ini, karena sebelumnya sudah sekitar 2 bulan yang lalu saya ingin ngetik postingan kali ini, akan tetapi acara dan kegiatan yang super padat selalu menghalangi (ingin rasanya blogspot dapat mengenali perintah suara sehingga tidak perlu repot mengetik, hehehehe).

Kali ini kita akan sedikit R-APBN 2016, Sebelumnya silahkan diamati dulu tabel yang telah saya buat yaitu  perbedaan APBN-P 2015 dengan R-APBN 2016, dibawah ini :
Share:

Aug 1, 2015

EL NINO mengundang NPL?

Saya terinspirasi membuat postingan ini saat sedang menonton tv dan terdapat running text yg menginformasikan bahwa  musim kemarau akan lebih panjang akibat fenomena el nino.
Memang bisa dirasakan musim kemarau kali ini lebih panjang dari biasanya, setidaknya musim penghujan baru akan datang awal november nanti (http://m.okezone.com/read/2015/07/30/337/1187947/bmkg-kekeringan-di-indonesia-dampak-el-nino).
Tentu sektor yang paling merasakan dampak kekeringan ini adalah sektor pertanian, kekeringan dahsyat yg melanda selama ini menyebabkan petani di berbagai daerah gagal panen. Sederhananya saja, maka schedule pengembalian terhadap kredit yg disalurkan ke sektor ini kemungkinan besar akan terganggu dan berpotensi berdampak pada menurunnya kualitas kredit (menurunnya kolektibilitas). 
Share:

Jul 29, 2015

Sebuah Pembahasan Klasik Mengenai Trade Off antara "Likuiditas dan Omset"

Saya teringat ajaran dosen saya pada saat berkuliah di Akademi perbankan Yayasan UKI, saat itu sy sedang membahas pelajaran ALMA. Dosen saya menganalogikan bahwa antara likuiditas dan profitabilitas memiliki tujuan yg berbeda ibarat buah simalakama. Jadi mudahnya saja, boleh2 saja bank melakukan ekspansi kredit yg gencar untuk meningkatkan ptofitabilitas seoptimal mungkin (agresif), namun tentu kemampuan likuiditas bank akan berkurang. Sebaliknya, jika bank lebih konservatif untuk menjaga kemampuan likuiditasnya, namun tentu dana ekspansi untuk kredit (yg notabene nya merupakan   Pendapatan bank terbesar didapat dari bunga kredit) jadi tidak bisa terlalu gencar digelontorkan.
Share:

Jul 14, 2015

Tipe-Tipe Calon Debitur Versi BPG

Hore libur telah tiba, dan selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri :) mohon maaf lahir dan batin. 
Postingan ini saya buat saat akan makan malam disebuah warung, setelah selesai memesan makanan, sy mengamati orang2 yg dilayani di warung ini, bermacam2 tipenya, ada yg sopan, ada yg galau,  dan ada yg tidak sabaran. Serentak sy langsung teringat bahwa dalam kegiatan usaha bank, setiap harinya selalu berhubungan dengan nasabah / counterparty yg berbeda2 pula. Kalau saya lebih sering berhubungan dengan calon debitur maupun debitur, oleh karena itu saya ingin memposting macam-macan tipe karakter calon debitur versi BPG :
Share:

Nov 27, 2012

FERARI DIGADAI HANYA USD 5000

FERARI DIGADAI HANYA USD 5000



Seorang pria keturunan Cina berkewarganegaraan Amerika datang ke sebuah bank di kota New York, hendak meminjam uang sebesar US$ 5.000 untuk perjalanan bisnis ke Cina selama 2 minggu.

Seperti bankir-bankir jenius lainnya di seluruh belahan dunia, pegawai bank mengatakan bahwa pinjaman akan diberikan dengan syarat pria ini memberikan sebuah jaminan.
Beberapa jam kemudian, pria ini kembali dengan mengendarai mobil Ferrari seri terbaru. Mobil itu diparkir di depan bank dan dijadikan sebagai jaminan. Ketika melihat pria ini menjaminkan mobil Ferrari sebagai jaminan atas pinjaman US$ 5000, pegawai bank ini sangat setuju. Begitu pria ini melangkah pergi, pemimpin dan pegawai bank tersebut menertawainya karena menggunakan mobil seharga US$ 250.000 sebagai jaminan atas pinjaman US$ 5.000. Dalam sekejap salah satu pegawai bank segera memarkirkan mobil Ferrari tersebut ke dalam underground garage milik bank.
Share:

My Linkedin

Anda Pengunjung Ke

Popular Posts

Search This Blog